Gelapkan Uang Koperasi Sat Brimob Polda Sumut Rp 3,7 M, AKP Hafiz Paesal Lubis Dituntut 5 Tahun Penjara

News126 Dilihat

MEDAN-Perwira menengah Polda Sumut, AKP Hafiz Paesal Lubis dituntut 5 tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan penggelapan dalam jabatan yang merugikan keuangan Primer Koperasi Polisi (Primkoppol) Sat Brimob Polda Sumut senilai Rp3.751.322.024 atau Rp3,7 miliar lebih.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Hafiz Paesal Lubis dengan pidana penjara selama 5 tahun,” kata JPU Felix Ginting di hadapan majelis hakim yang diketuai Lucas Sahabat Duha di ruang Cakra VIII, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin, (18/9/2023).

BACA JUGA :  Dugaan Gelapkan Uang Koperasi Sat Brimob Rp 3,7 M, Ini kata 5 Saksi Tentang AKP Hafis Paesal 

Dalam nota tuntutannya, JPU menilai perbuatan terdakwa Hafiz Paesal Lubis melanggar Pasal 374 KUHPidana.

“Yakni penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu,” kata JPU Felix Ginting.

Usai mendengarkan tuntutan dari JPU, majelis hakim yang diketuai Lucas Sahabat Duha menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa Hafiz Paesal Lubis

BACA JUGA :  Persaja Cabang Medan Resmi Laporkan Youtuber Alvin Liem ke SPKT Polrestabes 

Diketahui, kasus ini bermula pada 25 Februari 2022, terdakwa Hafiz Paesal Lubis diketahui merupakan Ketua Koperasi Sat Brimob Polda Sumut. 

Kasus penggelapan yang diduga dilakukan Hafiz pun terbongkar ketika AKP Hotlan Sihombing menjabat ketua koperasi yang baru. 

Hotlan memeriksa rekening koperasi di Bank BSI. Kemudian terkuak bahwa tabungan koperasi hanya sebesar Rp6 juta. 

BACA JUGA :  Hadiri Puncak HPN 2023, Jokowi Tiba di Medan

Selanjutnya, Drs. Salmon Sihombing selaku Auditor menemukan kerugian yang dialami PRIMKOPPOL Sat Brimob Polda Sumut sejak tahun 2019 sampai 2022 dengan kerugian sebesar Rp 3.751.322.024. (Red)