Geger! Mayat Pria Mengapung di Parit Sei Lurus Labura, Ternyata Ini Identitas Korban

News, Sumut11 Dilihat

LABUHANBATU UTARA – Warga Dusun Sei Lurus, Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di dalam parit pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga yang melintas di sekitar lokasi. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Pilpres 2024, Kader PDIP Wajib Sosialisasikan Puan Maharani ke Akar Rumput

Berdasarkan laporan Kapolsek Kualuh Leidong, AKP Mangatas Samosir, S.H Didampingi kanit Resrim ipda Andi Fahri Hasibuan SH MH identitas korban awalnya belum diketahui atau disebut Mr. X.

“Namun, berdasarkan foto data identitas yang diperoleh, nama yang tercantum adalah Hiras Lumban Batu, laki-laki, kelahiran Ledong, 25 Desember 1982. Korban tercatat beragama Kristen dan berprofesi sebagai wiraswasta, dengan alamat di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara,” paparnya.

BACA JUGA :  GRIB Jaya Sentil Pernyataan Rismon Sianipar dan Gubernur Jabar, Begini Pesan Hercules

Pihak kepolisian dari Polsek Kualuh Leidong langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap penemuan mayat tersebut.

Dalam laporan kepolisian, jenazah direncanakan dibawa ke RSUD Rantauprapat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi guna membantu mengetahui penyebab kematian korban.

Penyebab kematian korban hingga kini belum dapat dipastikan. Diperlukan hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian untuk mengungkap bagaimana korban bisa ditemukan mengapung di dalam parit tersebut.

BACA JUGA :  Kodim 0213/Nias Tinjau Kawasan Sungai Meafu, Warga Keluhkan Kondisi Jembatan Penyebrangan

Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat mengungkap secara jelas kronologi dan penyebab kematian korban.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kematian maupun kondisi korban sebelum ditemukan. (heri)