Airlangga : Kabar Gembira, Bulan Desember atau Januari Mendatang Vaksin Corona Siap

News90 Dilihat

Satuhati.co | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan kabar gembira terkait pelaksanaan vaksin COVID-19 di Indonesia. Bulan Desember 2020 atau di awal Januari 2021 masyarakat Indonesia sudah bisa divaksin.

“Nanti disiapkan di bulan Desember atau awal Januari Indonesia sudah bisa memulai vaksinasi,” kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (25/9/2020).

BACA JUGA :  Polrestabes Medan Razia 3 Tempat Hiburan Malam

Saat ini pemerintah sedang menyiapkan aturan berupa peraturan presiden (Perpres) untuk pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi. Melalui aturan ini, pemerintah akan mengatur proses pengadaan, pembelian dan distribusi vaksin, termasuk mengatur pelaksanaan dan pemberian imunisasi.

“Ini sedang dipersiapkan Perpres pengadaan vaksin dan juga terkait dengan masterplan roadmap untuk vaksinasi,” ucapnya.

Hal itu menyusul sudah banyaknya vaksin yang masuk tahapan uji klinis. Bahkan, Airlangga menyebut Indonesia salah satu negara yang sudah menyiapkan vaksin mendekati jumlah penduduk yang sebanyak 270 juta.

BACA JUGA :  Bawa Narkotika ke Indonesia, Dua WNA Asal Malaysia Dituntut 10 Tahun Penjara

“Indonesia adalah salah satu negara yang sudah menyiapkan (vaksin) mendekati ke jumlah penduduk atau 270 juta vaksin,” tuturnya.

Namun seperti diberitakan sebelumnya, kemungkinan untuk tahap awal vaksin yang baru bisa dinikmati sekitar 30 juta. Berbagai produk vaksin yang sudah dikerjasamakan ini sebagai upaya pemerintah menghentikan laju penyebaran COVID-19, serta dampaknya terhadap berbagai sektor khususnya pariwisata.

BACA JUGA :  Pelajar SMP Tewas Ditabrak Kereta Api di Jalan Emas Medan Area

“Secara detail sektor yang paling terpukul pertama adalah pariwisata, yang turunannya adalah akomodasi, maupun perhubungan, sektor ritel,” pungkas Airlangga. (Edi Sukarno/*)