Yakin Menang Pilkada Medan, Gerindra Pamer Bobby Raih 68,7% di Survei Terbaru

Sumut74 Dilihat

, MEDAN – Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu mengaku yakin Bobby Nasution-Aulia Rachman menang Pilkada Medan 2020. Gus menyebut survei terbaru menunjukkan elektabilitas Bobby di angka 68,7%.

“Gambaran survei terakhir yang dilakukan tadi ya sekali lagi 9 sampai 21 Oktober, itu sudah menjadi Bobby-Aulia di angka 68,78%. Lalu Pak Akhyar itu disekitar 31%, jadi ini satu gambaran dan saya kira ini penting untuk terus di Gerindra untuk kami kawal,” ujar Gus di Medan, Jumat (23/10/2020) malam.

BACA JUGA :  Polres Dairi Tangkap Pelaku Penganiayaan Ibu dan Anak di Desa Parbuluan III

Dia mengatakan survei itu dilakukan oleh lembaga yang kredibel. Dia menyebut ada 624 orang responden yang terlibat dalam survei tersebut dengan margin of error kurang lebih 4%.

Gus juga menyebut tingkat keyakinan Warga terhadap Akhyar untuk kembali memimpin Medan sangat rendah. Menurutnya, hanya 26% responden yang menyatakan Akhyar layak untuk dipilih lagi.

BACA JUGA :  Satroni Rumah Tarigan, Kaki Ginting Ditembak Polisi

“Tingkat kepuasan masih rendah lalu pada saat pertanyaan survei apakah petahana masih layak lagi untuk memimpin Kota Medan berikutnya yang mengatakan layak juga rendah 26%,” ucap Gus.

Gus mengatakan rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada Pemko Medan menjadi pertanda warga memang ingin pembaruan. Hal ini, katanya tergambar dari survei-survei yang sudah dilakukan Gerindra jauh sebelum Pilkada.

“Masyarakat medan butuh sosok memimpin baru yang pembaharu untuk membuat Medan lebih baik gitu ya,” ucap Gus Irawan.

BACA JUGA :  Kordinasi dengan Pertamina, Poldasu Selidiki Kelangkaan BBM

Dia mengaku makin optimis Bobby-Aulia menang karena tren elektabilitas yang terus meningkat dari tiga kali survei yang telah dilakukan. Gerindra, kata Gus bakal all out memenangkan Bobby.

“Banyak faktor yang bisa kemudian untuk merubah itu sehingga kami harus terus berupaya untuk komunikasi-komunikasi politik yang dilakukan paslon kami, tadi ada analisis dari pakar begitu,” ucapnya. (do)