Pria Keturunan Tionghoa Gantung Diri di Garasi Tetangga

Sumut81 Dilihat

Satuhati.co | HELVETIA -Nurlia (39) spontan histeris saat mendapati suaminya Sunarto Chandra (46) tak bernyawa tergantung di garasi rumah tetangganya. Diduga, Sunarto warga Komplek Ivory, Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Sei Kambing C II, Medan Helvetia, ini nekat bunuh diri karena masalah himpitan ekonomi.

Ceritanya, Kamis (2/7/2020) sekira jam 07.00 wib, Nurlia baru terbangun dari tidurnya. Tapi tak lama kemudian, ia mendapati suaminya sudah tergantung tak bernyawa di garari rumah tetangganya. Spontan, Nurlia sontak histeris minta tolong.

BACA JUGA :  Ketua TP PKK Tapanuli Utara Satika Simamora: "Berencana Itu Keren", Dua Anak lebih Sehat". 

Warga yang mendengar teriakan berhamburan, mendatangi kediaman Nurlia dan suaminya. Tau Sunarto tewas tergantung, warga lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.

Tak lama, personil Polsek Helvetia tiba di lokasi. Dari hasil pemeriksaan di TKP, polisi menyakini jika Sunarto murni meninggal dunia karena bunuh diri. Sebab, di tubuhnya tak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Ditambah, istri Sunarto (Nurlia) juga tidak keberatan dengan kematian suaminya.

BACA JUGA :  Warga Lingkungan VI Tegal Sari II Keberatan Penutupan Jalan Alternatif Menuju Masjid Al-Huda

Sementara Nurlia yang ditanyai polisi mengatakan, sebelum ditemukan tewas tergantung, ia dan suaminya sempat ngobrol hingga jam 01.00 wib. Karena sudah larut malam, Sunarto lantas menyuruh istrinya untuk tidur duluan.

“Sekira jam 04.00 wib, saya terbangun dan masih melihat suami saya duduk sambil merokok, dan saya juga disuruh tidur lagi,” ujar Nurlia.

BACA JUGA :  Ombudsman Nilai Sidang Berlangsung Online di Pengadilan Tidak Efektif Lagi

Di tempat terpisah, Kapolsek Helvetia, Kompol Pardamean Hutahean saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Jenazah korban tidak kita lakukan otopsi, karena pihak keluarga dan istri korban keberatan. Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, kita menduga kuat korban murni meninggal dunia karena bunuh diri,” ujar Kapolsek. (*/ok)