Haris Kelana Minta RPH dan Dinas Kesehatan Perketat Masuknya Sapi Terserang PMK

Sumut177 Dilihat

MEDAN – Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan Haris Kelana Damanik meminta Perusahaan Umum Daerah (PUD) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan, Dinas Pertanian dan Perikanan, beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengantisipasi masuknya hewan ternak sapi ke Kota Medan yang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Ini harus lekas diantisipasi. Sebab ada kecenderungan warga Medan mulai khawatir dalam mengonsumsi daging sapi mengingat merebaknya penyakit PMK,” kata Haris Kelana Damanik kepada wartawan di Medan, Kamis (19/05/2022).

BACA JUGA :  Sumatera Utara Jadi Role Model Budidaya Ikan Nila bagi Malaysia, Fokus ke Tilapia Hitam Danau Toba

Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat 389 ternak sapi di Kabupaten Deliserdang diserang penyakit PMK. Deliserdang yang berbatasan langsung dengan Kota Medan, merupakan jalur utama lalu lintas menyuplai beragam produk barang dan jasa. Termasuk juga kebutuhan daging dan lainnya.

Apalagi sejumlah ternak sapi yang diserang penyakit PMK itu ada di lima kecamatan di Deliserdang. Di antaranya Percut Seituan dan Tanjungmorawa.

BACA JUGA :  Hadiri Rakernas APEKSI, Bobby Nasution Tunjukkan Hasil Pembangunan Kota Medan di Eranya

Dua kecamatan itu, kata politisi Partai Gerindra ini, berbatasan langsung dengan Kota Medan. “Jadi memang harus lekas diantisipasi serius PUD RPH dan OPD terkait. Apalagi dalam waktu dekat umat Islam akan melaksanakan pemotongan hewan qurban pada perayaan Idul Adha,” kata Haris.

Haris yang juga Ketua Komisi IV DPRD Medan ini juga mengimbau masyarakat Kota Medan tidak perlu cemas secara berlebihan dalam mengonsumsi daging sapi meski kewaspadaan itu juga sangat perlu.

BACA JUGA :  Tabrak Motor di Menteng 7, Mobil Avanza Dihancurkan, Supir Diamuk Warga

“Pihak RPH dan Dinas Kesehatan juga perlu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa Kota Medan masih terbebas dari masuknya hewan sapi terserang PMK,” demikian Haris. (Do)