BBM di Dairi Langka, Sopir Angkutan Umum Kandangkan Armadanya

Sumut147 Dilihat

 

BBM LANGKA: SPBU di Jalan Sidikalang-Medan kosong BBM. (foto: gunawan) 

 

METRO24JAM, SIDIKALANG – Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah SPBU di Kabupaten Dairi, Sumut, sering mengalami kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite.  Hal ini sangat dikeluhkan para supir angkutan umum, karena harus membeli BBM dari penjual minyak eceran yang harganya lebih mahal.

BACA JUGA :  Ikuti Fun Match Mobile Legend dengan Pro Player, Gubernur Bobby : Esport Punya Sisi Positif

“Kalau di SPBU Pertalite harganya Rp7.850 per liter, sedangkan di penjual BBM eceran Rp10.000. Padahal sekarang ini sewa lagi sepi, akibat pandemi Covid-19,” kata Marga Purba salah seorang supir angkutan umum kepada wartawan, Sabtu  (9/10/21).

Disebutkannya akibat langkahnya BBM di SPBU sejumlah mobil angkutan umum terpaksa dikandangkan oleh pemiliknya, lantaran tidak sesuai lagi pendapatan dengan pengeluaran.

BACA JUGA :  Dilantik Jadi Rektor Univa Medan, Prof Dr Saiful Akhyar Lubis: Efektifkan Langkah Meraih Predikat Unggul

“Kami para supir berharap kepada Pemkab Dairi melalui Dinas terkait bisa mengatasi permasalahan  kelangkaan BBM ini,” pinta Purba 

Terkait kosongnya BBM, Marga Karokaro pekerja SPBU  PT Pita Mas Arta Menabur, Jalan Sidikalang-Bunturaja, Kecamatan Sidikalang mengatakan, ada keterlambatan kedatangan mobil pengangkut BBM dari Pertamina Medan 

“Mungkin sore ini, mobil pengangkut BBM dari Medan sudah datang,” sebutnya. (fg)

BACA JUGA :  Gubernur Sumut Bobby Nasution Dengar Langsung Keluhan Warga Pesisir Labura dan Dukung UMKM