Buka Raker DPRD Medan, Wong Chun Sen Ingatkan 4 Pendekatan Kebaruan

Politik42 Dilihat

MEDAN – DPRD Kota Medan diharapkan tidak hanya sekedar membuat kebijakan, namun juga menjadi teladan dan motor penggerak perubahan bagi masyarakat.

Pesan ini disampaikan Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen saat membuka Rapat Kerja (Raker) DPRD Kota Medan di Niagara Hotel, Parapat, Kabupaten Simalungun, Minggu (1/12/2024).

Pembukaan Raker ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala, Zulkarnaen, Hadi Suhendra, Pemko Medan yang diwakili Asisten Administrasi Umum Ferry Ichsan dan Sekwan DPRD Kota Medan M Ali Sipahutar.

Raker dalam rangka Penyusunan Program Kerja Tahun 2025 ini berlangsung 3 hari, 1-3 Desember 2024, dan mengusung tema ‘Transformasi dan Penyelarasan Tri Fungsi Dewan melalui Kolaborasi DPRD dengan Pemko Medan untuk mewujudkan Medan Kota Cerdas Global’.

BACA JUGA :  Wong Chun Sen Serahkan Kursi Roda Gratis Kepada Nenek Berusia 92 Tahun di Kutalimbaru

Turut hadir dalam raker seluruh anggota DPRD Kota Medan, perwakilan OPD, Plt Kabag Persidangan Andreas Wili Simanjuntak dan narasumber diskusi panel.

“Melalui Rapat Kerja ini, kita saling mendengarkan, berbagi gagasan dan pendapat untuk mencapai kesepakatan terbaik,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Wong menyebut tahun 2025 adalah awal yang menentukan sebagai langkah konkret membangun Kota Medan yang cerdas global.

Untuk itu, sambungnya, DPRD Medan akan menerapkan 4 pendekatan kebaruan. Pertama, pendekatan berbasis data dan bukti seluruh kegiatan atau program yang diusulkan, agar berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Medan.

“Kedua, peningkatan literasi digital anggota DPRD. Era digital memberikan kita peluang untuk meningkatkan efisiensi kerja,” sebut Wong.

Ketiga, sinergi dengan aspirasi masyarakat. Karena kebaruan bukan hanya soal teknologi, namun juga komitmen mendengar rakyat dengan cara baru. Tujuannya, agar masyarakat memiliki akses langsung menyampaikan masukan secara efektif.

BACA JUGA :  Bentuk Kepedulian, Wong Chun Sen Kembali Kunjungi Dua Bayi Penderita Gizi Buruk di Tembung

“Dan keempat, komitmen untuk akuntabilitas dan transparansi. Setiap program yang ditetapkan dalam Raker ini akan dipantau secara transparan. Kita akan menyusun laporan berkala yang mudah diakses publik,” urainya.

Wong berharap sesi diskusi sore itu akan memperkaya wawasan baru dalam menuangkan ide-ide baru pada Raker tahun ini.

Sebelumnya, Sekwan DPRD Kota Medan M Ali Sipahutar saat membacakan laporan panitia menjelaskan, Raker diisi dengan diskusi panel dan pemberian materi oleh nara sumber dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Derfi, BPK RI Ferdian dan Badan Riset dan Inovasi Nasional Dr Heri Saksono MSi.

BACA JUGA :  Pembahasan Ranperda di Komisi 2, Sebanyak 60 Ribu Lansia Medan Harapkan Tempat 'Khusus'

“Kemudian sidang pleno penyampaian usulan dan pembahasan rencana kerja alat kelengkapan dewan serta pengesahan hasil pleno dan raker,” kata Ali Sipahutar.

Sementara itu, Pemko Medan melalui Asisten Administrasi Umum, Ferry Ichsan, mengatakan, Raker ini merupakan langkah strategis menyusun program-program kerja DPRD Kota Medan pada tahun 2025 mendatang dalam aspek legislasi, budgeting dan pengawasan.

“Pemko Medan mengapresiasi kinerja legislatif yang sudah baik yang selama ini, selalu mendukung dan bersama-sama membangun Kota Medan, sehingga pembangunan bisa diakselarasi untuk kemajuan dan kesejahteraan kota yang lebih merata dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menyampaikan harapan Pemko Medan kepada pimpinan dan AKD DPRD Kota Medan yang baru terbentuk untuk bersama-sama membangun Kota Medan yang lebih baik kedepannya dan berkelanjutan. (Do/Red)