Untuk Biaya Hidup Sehari-Hari, Wanita 27 Tahun Ini Nekat Jadi Pengedar Sabu

News50 Dilihat

MEDANElia Sinukaban alias Suranta (27) warga Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo terdakwa perkara narkoba jenis sabu diadili di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan Jumat (27/1/23).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rawatan Manik, yang menghadirkan terdakwa secara daring dihadapan majelis hakim Nelson Panjaitan dalam dakwaannya mengatakan bahwa terdakwa Elia Sinukaban alias Suranta ditangkap polisi Kamis 13 Oktober 2022 sekira pukul 16.00 Â Wib.

BACA JUGA :  Rekanan Dan Pengawas Lapangan Diduga Ada Main Mata Di Proyek BWSS Aek Silimbat Kabupaten Toba

“Terdakwa ditangkap polisi sedang  tidur-tiduran didalam kamar di sebuah rumah di Jalan  Abdul  Sani Muthalib Lingkungan 21 Komplek  UKA Kelurahan terjun  Kecamatan Medan Marelan,”ujar JPU.

Dikatakan JPU, saat dilakukan penggeledahan  polisi menemukan barang bukti narkotika milik terdakwa berupa 2 buah plastik klip, dan uang tunai sebanyak Rp.206.000.-

Berikutnya jelas JPU, dari lokasi yang sama polisi juga menemukan 7 buah plastik klip berisikan narkotika jenis sabu dan1 buah sekop pipet.

BACA JUGA :  Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar

“Untuk mempertanggungjababkan perbuatanntannya, kemudian terdakwa  berikut barang bukti di bawa kekantor polisi Polres Pelabuhan Belawan,”sebut JPU

Lanjutnya, sedangkan dari hasil pemerikaaan kepada polisi, terdakwa mengaku barang bukti yang ditemukan tersebut milik seorang  bandar narkotika bernama Riko alias Botot 

Berikutnya kata JPU, terdakwa juga mengaku kalau barang bukti sabu itu harganya Rp.600 ribu per satu gram, dan terdakwa hanya mengambil upah,  jika sabu laku terjual baru dibayar kepada Riko alias Botot.

BACA JUGA :  Peduli Kasih, Sambut Nataru Forwaka Sumut Gelar Baksos

Dari hasil penjualan sabu, kata JPU, terdakwa mengaku mendapatkan keuntungan pergramnya Rp.300.ribu dan uang hasil  penjualan sabu tersebut terdakwa gunakan untuk biaya hidup sehari hari.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana  diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat  (1) atau kedua diancam pidana Pasal 112 ayat (1) UU NO.35 tahun 2009 tentang narkotika,”pungkas JPU. (esa)