Tiga Pelaku Pengoplosan LPG 3 Kg Diamankan Polda Sumut

News70 Dilihat

MEDAN – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menggerebek sebuah ruko pangkalan yang dijadikan pengoplosan gas LPG subsidi 3 kg, Jalan Masjid Dusun V, Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Selasa (08/8/2023).

Pengungkapan temuan ini berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, adanya dugaan praktek pengoplosan LPG 3 Kg bersubsidi. Di mana tabung gas subsidi 3 kg dioplos ke dalam tabung gas non subsidi 12 Kg.

BACA JUGA :  Brimob Polda Sumut Evakuasi Bom Yang Ditemukan di Tanjungbalai

“Mereka (pelaku) melakukan praktek pengoplosan dengan berpindah-pindah tempat untuk menghindari pantauan polisi,” ungkapnya di Polda Sumut, Kamis (10/8/2023).

Pengungkapan ini merupakan lokasi kedua, usai sebelumnya pangkalan ini beroperasi di Jalan Sei Kapuas, Kecamatan Medan Sunggal.

Dari lokasi ini, lanjut Hadi, penyidik mengamankan tiga orang, masing-masing berinisial MN, RSB dan BM. “Mereka adalah karyawan. Dan saat ini mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan untuk pemilik pangkalan, identitasnya sudah diketahui, dan masih terus dilakukan pengejaran,” jelasnya.

BACA JUGA :  Banyak Terima Keluhan soal Infrastruktur PON Aceh-Sumut, Bobby Nasution: Bukan Ranah Kami

Dari lokasi, penyidik menemukan barang bukti 160 tabung gas LPG ukuran 12 Kg non subsidi yang telah berisi gas, 300 tabung gas LPG 3 Kg dalam keadaan kosong.

Petugas juga mengamankan 58 tabung gas ukuran 12 Kg yang dalam proses pengisian, 137 tabung 3 Kg berisi yang sedang dalam proses pengisian serta sejumlah barang bukti lainnya yang digunakan oleh para pelaku untuk mengoplos gas dari ukuran 3 Kg sebanyak empat tabung ke dalam satu tabung 12 Kg.

BACA JUGA :  Susun Kepanitian di Bulan Suci Ramadhan, SMSI Deli Serdang Salurkan Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu Dan Kaum Duafa 

Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun menegaskan bahwa penyidikan kasus itu terus dilakukan, agar jangan terjadi lagi praktek-praktek ilegal dan mencegah terjadi kelangkaan gas subsidi 3 Kg. (Red)