MEDAN -.Taem Khusus Anti Banndi (Tekab) Polsek Patumbak mengamankan seorang anggota geng motor usai menyerang warga di Jalan Pertahanan Desa Sigaragara Kecamatan Patumbak Kabupaten Delisersang Minggu (4/2/24) sekira Jam 02.00 Wib.
Kapolsek Patumbak Kompol Faidir SH MH melalui Panit Reskrim Iptu M.Yusuf Dabutar ditempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, seorang pelaku ini diduga anggota geng motor Linggis Siap Tempur (LST) berasal dari Kecamatan Patumbak.
“Seorang pelaku yang ditangkap adalah SB berumur 16 tahun dan 6 bulan, dan tidak sekolah lagi,” kata Panit Reskrim Iptu M Yusuf Minggu (4/2/24) Jam 02.30 Wib
Dikatakannya, aksi geng motor ini terjadi pada Minggu dini hari (4/3/24) sekira Jam 02.30 Wib, infornasi dari pelaku yang diamankan menyebutkan para pelaku menyerang warga Desa Sigaragar dengan menggukana 10 unit sepeda motor masing-masing berboncengan dua dan tiga orang
Ia menjelaskan, sebelum menyerang, geng motor ini terlebih dahulu berkumpul di Jalan Pertahanan, setelah itu mereka merencanakan penyerangan kelompak lawannya di Desa Sigaragara Patumbak.
“Mereka ini geng motor dengan nama Linggis Siap Tempur (LST) yang berlokasi di Jalan Pertahanan Desa Patumbak Kampung Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang,”kata Iptu M Yusuf
Dikatakannya pada saat dini hari tersebut, para kelompok Geng Motor Linggis Siap Tempur (LST) ini tidak menemukan lawan yang dicari, sehingga para gemot melampiaskannya kepada warga saat itu sedang duduk-duduk dipinggir jalan Simpang Desa Sigaragara, Para geng motor membawa senjata tajam jenis golok
“Motifnya mereka ini ingin mencari musuhnya. Karena musuh tersebut tidak didapati, akhirnya melampiaskannya kepada warga saat itu sedang duduk-duduk dipinggir jalan Simpang Desa Sigaragara, sembari membawa senjata tajam jenis golo,” katanya.
Naas seorang pelaku tertangkap warga dan nyaris tewas dihakim warga, untung Taem Khusus Anti Banndi (Tekab) Polsek Patumbak yang mendapat infornasi langsung meluncur sehingga nyawa pelaku selamat.
“Saat ini kami masih terus menyelidiki dan mencari data terkait adanya kelompok geng motor di wilayah hukum kami,” katanya.
Dia juga meminta kepada masyarakat, untuk membantu mengantisipasi dan mengatasi jika ada potensi penyerangan geng motor di wilayah Patumbak, termasuk jika ada tawuran yang bisa saja merenggut korban jiwa.dengan menghubungi polisi
“Kami memberi imbauan agar keamanan ini jadi tanggung jawab bersama, selain itu kami juga rutin patroli di jam-jam rawa untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak pidana curas, curat, dan curanmor (C3), serta kejahatan jalanan lainnya,” papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.(Red)