Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi PUPR Toba Baru Siap Sudah Rusak

News92 Dilihat

TOBA – Proyek rehabilitasi jaringan irigasi bersumber dari Dinas PUPR kabupaten Toba tahun 2022 di  di Desa Lumban Huala Kecamatan Parmaksian Kabupaten Toba Sumatera Utara kini telah rusak.

Lantai saluran irigasi itu telah terkelupas dan acian dingding kanan dan kiri bawah  mulai berlubang, padahal baru beberapa minggu  saja selesai dibangun dan difungsikan.

Pantauan di lapangan, Kamis (16/12/2022), kerusakan acian  dingding tidak hanya terjadi di satu titik, namun  terjadi di sepanjang saluran irigasi.
Menurut warga sekitar, proyek tersebut belum ada sebulan. Tak lama setelah difungsikan (dialiri air), lantai parit langsung rusak. Coran semenya pecah, sehingga tampak lapisan tanah dan bebatuan di bawahnya.

BACA JUGA :  Kapolda Sumut Copot AKBP Achiruddin Hasibuan Buntut Penganiayaan  Anaknya

“Kami sangat miris melihat pekerjaan saluran irigasi ini, masak baru selesai dibangun dingding saluran dan lantainya terus rusak ” sebut seorang warga sekitar yang tidak bersedia identitasnya di tulis.
Kades Lumban Huala Tagor M Manurung saat dikonfirmasi di kantor Balai Desa  mengatakan, pembangunan saluran irigasi itu bukan proyek dana desa.

“Enggak tahu kita masalah proyek irigasi itu. Enggak ada juga pemberitahuan ke kita waktu mau dikerjakan. Sepertinya proyek PU ” ujar Tagor yang ditemui hari yang sama.

BACA JUGA :  Cooling System, Polres Palas Berikan Sentuhan Kasih dalam Wujudkan Pilkada Damai

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Toba Piter Pangaribuan saat dikonfirmasinya melalui telepon selulernya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan kegiatanya tapi kegiatan PPK lainya pada bidang yang sama.

“Coba kirimkan fotonya biar saya lihat apa kegiatan saya atau tidak. Nah itu bukan kegiatan saya tapi kegiatan PPK lainya pada bidang yang sama” ucap Piter melalui hand phone selulernya.
Menanggapi kerusakan jaringan irigasi itu. PPK lainya yang disebut bermarga Pasaribu saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak mau menjawab meskipun berulang ulang dihubunggi.
Mirisnya meskipun foto kerusakan jaringan irigasi sudah di dikirimkan  melalui nomor hand phonenya tetap tidak bersedia memberi keterangan. Cukup hanya dilihat lihat saja terlihat adanya centang dua warna biru di pesan Whats App.

BACA JUGA :  Jelang Libur Akhir Tahun, Anggota DPRD Medan Fauzi Himbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrim

Sekedar diketahui pembangunan saluran irigasi di Desa Lumban Huala itu memakai dana APBD kabupaten Toba tahun 2022  senilai Rp199.850.000  dan dikerjakan oleh rekanan bernama CV Toba Indah dengan Nomor SPK : 14/SPK- PPK II/APBD/SDA PUTR/2022.  (James Sirait).