MEDAN – Mengaku pakai sabu, satu dari dua pria saat nongkrong di emperan rumah ruko (Ruko) Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Harjosari I, Medan Amplas, nyaris jadi penghuni sel Mapolsek Patumbak.
Ceritanya, Minggu (29/1/2023) dini hari, Tekab Polsek Patumbak yang dipimpin Panit Reskrim Ipda M Yusuf Sidabutar SH bersama Ipda Jumailan SH melaksanakan patroli di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Simpang Amplas, Patumbak, Simpang Limun, Jalan Selamat dan Jalan Garu I, kembali lagi ke Jalan Sisingamangara.
Polisi melihat dua pria yang mencurigakan sedang nongkrong di emperan ruko. Polisi kemudian mendatangi keduanya.
Hanya saja, saat ditanyai, salah seorang pria yang mengaku bernama Fauzi, warga Jalan Garu I, Kelurahan Harjosari I, terlihat gugup saat barang bawaannya akan diperiksa.
Polisi meminta agar pria ini untuk mengeluarkan barang-barang yang ada di tasnya. Ia pun terlihat gugup memilih-milih mengeluarkan barang-barang yang ada didalam tasnya.
Kecurigaan polisi pun bertambah. Setelah semua barang dari dalam tasnya dikeluarkan, polisi menemukan alat isap sabu dan plastik klip bening.
Beruntung, saat diperiksa, polisi tidak menemukan barang bukti dari plastik klip dan alat isap sabu milik pria tersebut.
Sementara pria berambut pendek itu, saat ditanya polisi, kapan terakhir mengunakan sabu, ia mengaku kalau dirinya 4 hari lalu telah mengkonsumsi sabu.
“Ya pak saya pakai sabu, itu plastik sabu empat hari yang lalu. Untuk hari ini saya belum ada mengkonsumsi sabu,” kata Fauzi yang terlihat ketakutan.
Setelah dicermati dan diteliti dari plasti klip maupun pada alat isap tersebut, tidak ada sisa sabu sedikitpun. Akhirnya pria ini pun dinasehati kemudian disuruh pulang dan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) melanjutkan patroli.
Usai melaksanakan patroli, Panit Reskrim Ipda M.Yusuf Sidabutar SH bersama Ipda Jumailan SH saat ditanya mengatakan, patroli ini guna mencegahan terjadinya aksi kriminalitas seperti Begal, atau 3C, Pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan Genk Motor serta Tawuran di malam hari hingga dini hari, Tim Khusus Anti Bandit Polsek Patumbak khusus setiap malam minggu dan bahkan setiap malam melaksanakan patroli.
“Kami terus melakukan Patroli dan menyeser daerah-daerah yang dianggap rawan,” sebutnya.
Pada kesempatan itu, Panit Reskrim Ipda Muhammad Yusuf Sidabutar juga menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Medan Amplas untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan disekelilingnya masing-masing.
“Apabila menemui atau mengetahui adanya gangguan Kamtibmas, agar melaporkan kepada pihak Kepolisian,” ucapnya.
Disebutkannya, tindak kejahatan itu terjadi karena adanya niatan pelaku dan kesempatan, maka hindari melakukan perjalan di malam hari.
“Sekarang ini banyak orang dari luar masuk ke wilayah kita untuk membuat kerusuhan dan mengincer targetnya,” ucapnya
Lanjutnya, hasil dari giat patroli ini, selain celurit dan klewang, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa 1 unit sepeda motor yang menggunakan plat BK palsu.
“Satu Sepeda motor yang kita amankan, tidak memiliki surat kenderaan, yakni STNK, dan bahkan nopolnya (BK) Palsu,” pungkas Ipda M Yusuf yang didamping Ipda Yumilian SH. (esa)