Antisipasi Geng Motor, Tekab Polsek Putumbak Gelar Patroli Hingga Dini Hari

News77 Dilihat

MEDAN-Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak, Polrestabes Medan, menggelar patroli untuk mencegah tindak kriminal di malam hingga dini hari khususnya antisipasi geng motor, di Jalan Sisingamangaraja Kecamatan Medan Amplas . 

Panit Reskrim Polsek Patumbak, Ipda M Yusuf Dabutar mengatakan, patroli dikhususkan untuk mengantisipasi aksi kejahatan yang mungkin bisa terjadi di malam hari.

“Kita turun untuk mengantisipasi aksi tindak kriminal geng motor maupun tawuran yang kerap terjadi di malam hari,” kata Yusuf  Minggu (14/5/2023).

BACA JUGA :  Antisipasi Geng Motor, 120 Personel Patroli Presisi Polda Sumut Pantau Enam Penjuru Kota Medan

Rute yang dilalui, kata Yusuf, merupakan titik rawan terjadinya tindak kriminal. 

“Titik rawan dari Simpang Limun, hingga perbatasan Kota Medan dan Deli Serdang. Itu rawan perjalanan geng motor,” tuturnya.

Dikatakannya, dengan adanya patroli ini, aksi geng motor dan tawuran maupun kejahatan jalanan lainnya yang pernah terjadi di malam hari, dapat diantisipasi.

BACA JUGA :  DPD PDI Perjuangan Sumut Apresiasi SOOR Banteng, Rapidin Simbolon: Beri Ruang Bagi Anak Muda

Menurutnya, dengan adanya patroli gabungan ini membuat masyarakat bisa lebih merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya.

Sementara hasil yang diperoleh, satu unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat dan juga tanpa plat nomor polisi (BK) diamakan.

Selain itu  beberapa anak-anak remaja yang sedang berkupul dipersimpangan Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Tritura Kelurahan Harjosar II Kecamatan Medan Amplas dibubarkan karena bisa menjadi potensi konflik.

BACA JUGA :  Nyambi Jual Ganja, Juru Masak Rumah Makan Dibui 5,6 Tahun Penjara

“Patroli ini atas perintah langsung kapolsek melalui kanit reskrim sehingga kita lakukan kegiatan patroli ini. Kita juga mengamankan satu unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat dan juga tanpa plat nomor polisi (BK),dan kita juga membubarkan adanya kegiatan remaja berkumpul karena bisa menjadi potensi konflik,” pungkasnya. (Red)