Pelaksanaan Musrenbang harus Libatkan Partisipasi Masyarakat

Medan75 Dilihat

Medan. Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) di tingkat Kelurahan dan Kecamatan harus melibatkan partisipasi masyarakat sehingga penyusunan rencana pembangunan tepat sasaran dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan Benny Iskandar saat membuka Coaching Clinic Aplikasi Musrenbang Kecamatan dan Kelurahan serta pelaksanaan kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan dan Kelurahan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Balai Kota, Senin (6/1/2025).

BACA JUGA :  Rico Waas Tak Hadiri Peresmian Koperasi Merah Putih, Diduga Keluar Negeri Tanpa Izin. Prabowo Berang?

“Dalam pelaksanaan musrenbang keterlibatan masyarakat sangat diperlukan agar kita mengetahui sektor mana yang harus kita maksimalkan sehingga program pembangunan kota Medan berdampak langsung terhadap masyarakat,” kata Benny Iskandar.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, Benny Iskandar mengingatkan kepada para peserta agar memperhatikan arah kebijakan nasional. Sebab menurut Benny Iskandar, pimpinan negara baru pastinya memiliki arah kebijakan yang baru juga.

BACA JUGA :  Haflah dan Khataman Al Quran Semarakan Hari Jadi Langkat ke-275

“Bila kita perhatikan saat ini Bapak Presiden Prabowo memiliki kebijakan lebih kearah pengembangan SDM, ini patut di cermati karena akan berpengaruh pada penilaian kinerja di tingkat Kab/kota,” ujar Benny Iskandar.

Disamping itu bilang Benny Iskandar lagi, karena musrenbang ini untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan tahun 2026 dan itu bertepatan dengan satu tahun kinerja Wali Kota Medan yang baru. maka dalam musrenbang nantinya juga harus memperhatikan visi misi Wali Kota Medan yang akan dilantik dalam waktu dekat nanti.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Terobos Banjir Lihat Langsung Kondisi Warga

“Yang harus kita perhatikan di tahun 2026 program pemerintah lebih kepada pemberdayaan bersama masyarakat,” pungkasnya.

(mdc/zan)