KNPI Batubara Nilai Hafizullah Gagal Pimpin PDAM Tirta Tanjung

Sumut60 Dilihat

METRO24JAM, BATUBARA – KNPI Kabupaten Batubara menilai Direktur Utama PDAM Tirta Tanjung, Hafizullah gagal memimpin PDAM Tirta Tanjung. 

“Hal itu berdasarkan banyaknya aduan dari masyarakat yang masuk ke KNPI Batubara perihal  soal krisis air bersih,” ungkap juru bicara KNPI Batubara, Asro Hasibuan, Minggu (10/10/21).

Ia menilai, kinerja Hafizullah sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Tanjung diduga bertolak  belakang dengan semangat kinerja progresif Bupati Batubara, Zahir.

BACA JUGA :  Polsek Perbaungan Ciduk Pembobol Mini Market, 2 Goni Rokok dan Susu Jadi Barbut

“Hafizullah sebagai pucuk pimpinan PDAM Tirta Tanjung tersebut dinilai telah gagal memenuhi  ekspektasi Bupati Zahir dalam memajukan perusahaan air minum ber plat merah di wilayah  Kabupaten Batubara ini. Hampir setahun memimpin, tapi belum ada kinerja yang bisa dirasakan  oleh masyarakat,” ujarnya.

Pasca dilantik pada 17 November 2020 lalu, lanjut Asro, dirinya (Hafizullah red) tersebut  terkesan masih nyantai, padahal masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan, seperti masalah  air mati di wilayah Tanjung Tiram dan Pagurawan yang masih belum bisa teratasi.

BACA JUGA :  Majelis Amal Sosial Al Washliyah Sumut Gelar Anjangsana Muhibbah ke 5 Panti Asuhan di Medan

“Bukan hanya itu, masalah terkait aset juga masih terbengkalai. Dalam hal ini, timbul pertanyaan besar, apakah benar beliau mempunyai program untuk memajukan PDAM Tirta Tanjung,” tegasnya.

Dia menjelaskan, apabila Hafizullah selaku Dirut PDAM Tirta Tanjung tidak memiliki progres  kinerja, alangkah baiknya Bupati Batubara segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Dirut  PDAM Tirta Tanjung.

BACA JUGA :  Kota Medan Dihiasi Judi Tembak Ikan, Didominasi Hitam Putih

“Jika pihak PDAM Tirta Tanjung tidak dapat menyelesaikan persoalan tersebut, maka kami akan  melakukan aksi turun ke jalan bersama masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Hafizullah selaku Dirut PDAM Tirta Tanjung tidak dapat dikonfirmasi terkait  penilaian KNPI terhadap dirinya. (ded)