Menang Pilpres Iran, Masoud Pezeshkian Jadi Presiden Baru

Politik87 Dilihat

TEHERAN – Masoud Pezeshkian dipastikan menjabat sebagai presiden baru Iran setelah capres reformis tersebut memenangkan pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua melawan capres ultrakonservatif Saeed Jalili yang digelar pada Jumat (5/7/2024) waktu setempat.

Juru bicara kantor pusat pemilu Iran, yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri Iran, Mohsen Eslami dalam pernyataannya menyebut penghitungan suara telah selesai dilakukan pada Sabtu (6/7/2024), setelah pemungutan suara digelar sehari sebelumnya.

BACA JUGA :  Akte Lahir Anak Ortu Nikah Siri Jadi Sorotan saat Zulkarnaen Gelar Reses di Pulo Brayan Bengkel

Hasil penghitungan suara menunjukkan bahwa dari total 30.530.157 suara yang telah dihitung, Pezeshkian memperoleh lebih dari 16 juta suara (tepatnya 16.384.403 suara), sedangkan Jalili meraup lebih dari 13 juta suara (13.538.179 suara).

Selisih suara di antara kedua capres pada akhirnya mencapai lebih dari dua juta suara. Disebutkan bahwa jumlah partisipasi pemilih dalam putaran kedua mencapai 49,8 persen.

BACA JUGA :  Makin Difitnah Makin Semangat Berjuang, Ribuan Warga Taput Siap Menangkan Bobby-Surya

Dengan hasil tersebut, maka menurut Eslami dalam pernyataannya, Pezeshkian telah menang atas Jalili dalam pilpres putaran kedua. Dia akan menjabat sebagai Presiden baru Iran untuk menggantikan mendiang Presiden Ebrahim Raisi.

Sebelumnya, Pilpres Iran digelar lebih awal setelah Raisi meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada 19 Mei lalu. Pilpres putaran pertama yang digelar pada 28 Juni lalu tercatat sebagai pemilu dengan jumlah pemilih yang rendah.(dtc/klt)