Seorang Wanita Tewas Usai Loncat dari Lantai 3 Ruko Lantai Tiga Ruko Kosong di Medan Maimun

News52 Dilihat

MEDAN Seorang wanita di Medan Maimun tewas bunuh diri dengan cara melompat dari lantai tiga rumah toko (ruko) kosong di sebelah rumahnya.

Lina (40), warga Jalan Warni Dalam, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Maimun, Kota Medan ini ditengarai nekat bunuh diri gegara penyakit di mulutnya tak kunjung sembuh.

Informasi dari beberapa orang warga ditempat kejadian perkara (TKP) peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (06/02/2023) sekira pukul 05.00 Wib. 

“Korban pertama kali diketahui tergeletak, tidak bernyawa bersimbah darah. Luka di bagian kepala di jalan lorong halaman belakang ruko kosong. Saat ibu korban selesai dari kamar mandi, karna curiga korban tidak berada di dalam rumah,” kata Warga setempat 

BACA JUGA :  Beraksi Dibawah Fly Over Amplas, 4 Pelaku Curas Ditangkap Tekab Polsek Patumbak 

Ibu korban, didampingi Muklis, Kepala Lingkungan (Kepling) VI Jalan Warni Dalam Kelurahan Sukaraja Kecamatan Maimun Kota Medan, mengatakan kalau anaknya diketahui lompat dari rumah toko berlantai tiga.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan. Selanjutnya warga melaporkan kejadian itu ke Kepling, berikutnya diteruskan ke Polsek Medan Kota.

“Awalnya saya selesai dari lamar mandi curiga anak saya tidak berada di dalam rumah. Kemudian saya lihat ke belakang rumah, ternyata anak saya telah tergeletak bersimbah darah di halaman belakang rumah ruko kosong di sebelah rumah,” jelas ibu korban dengan suara parau menahan tangis.

BACA JUGA :  Zakaria Minta Polisi Profesional dan Terbuka Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen dr AK

Cerita si ibu, anaknya bisa ke ruko kosong itu, dengan cara memanjat pagar tembok yang tidak begitu tinggi dengan perantara mesin AC.

“Rumah saya dengan rumah ruko kosong itu bersebelahan. Jadi mungkin ia memanjat pagar tembok yang tidak berapa tinggi. Lalu turun dengan perantara mesin AC,” jelas ibu korban.

Terkait alasan korban melakukan itu, si ibu hanya mengungkapkan kalau anaknya mengalami depresi sejak tiga bulan lalu, karna penyakit di mulutnya.  Mengalami luka-luka atau pecah-pecah seperti sariawan tak kunjung sembuh.

BACA JUGA :  PSSSI&B Kota Medan Gelar Konsolidasi dan Lantik 21 Penasehat serta 11 Korwil

Di tempat yang sama Muklis seminggu sebelumnya korban juga sempat berupaya bunuh diri di tempat yang sama. Namun aksi nekatnya itu sempat digagalkan pihak keluarga. 

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Widi, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengiyakan bahwa korban tewas usai melompat dari lantai 3 sebuah ruko kosong.

Usai olah TKP, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut, korban kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Widi.(esa)