Upaya Tekan Angka Laka Lantas, Jasa Raharja bersama FKLLAJ Pakpak Bharat Gelar FGD

News21 Dilihat

SIDIKALANG – PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara, melalui PT Jasa Raharja Perwakilan Kabanjahe, melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, di Pakpak Bharat, Selasa (21/05/2024).

Kegiatan ini diikuti petugas Jasa Raharja Samsat Salak, Kasat Lantas Polres Pakpak Bharat, Dinas Perhubungan Kabupaten Pakpak Bharat, Dinas PUPR Pemprov Sumut, UPT Kabupaten Pakpak Bharat, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat.

BACA JUGA :  Kejati Sumut Hentikan Penuntutan Perkara Anak Gadaikan Mobil Ayah Dengan Pendekatan RJ, 

Petugas Jasa Raharja Samsat Salak, Chainur Rasyid Nasution menyampaikan, FGD tersebut sebagai ajang diskusi dan berkolaborasi dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Kegiatan ini juga sekaligus membahas langkah dam upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

FGD diawali dengan pemaparan materi oleh Jasa Raharja terkait dengan rencana aksi masing-masing instansi yang tergabung dalam Lima Pilar Keselamatan dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan.

BACA JUGA :  Hakim: Kapolri Harus Tau, Ada yang Tak Beres di Sel Tahanan Polrestabes Medan 

FGD yang berlangsung secara interaktif ini juga membahas beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan untuk menekan angka kecelakaan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Kegiatan yang akan dilakukan di antaranya sosialisasi ke sekolah, melakukan tilang manual khususnya terhadap pelanggaran marka/rambu jalan, sepeda motor melebihi kapasitas dua orang, serta melakukan inpeksi terhadap kenadaraan ODOL (over dimensi over load).

BACA JUGA :  Tim Intel dan Pidsus Kejari Medan Jemput Paksa Mantan Kepala Pusbangnis UINSU

“FKLLAJ Kabupaten Pakpak Bharat sepakat akan melibatkan seluruh stakeholder mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kegiatan FGD akan rutin kami lakukan setiap bulan untuk mencari solusi bersama terkait permasalahan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Pakpak Bharat,” tutup Rasyid. (Red)