Tutup Jalan Umum, Warga Minta Pemko Medan Bongkar Bangunan Liar di Kelurahan Titi Rantai

Sumut25 Dilihat

METRO24JAM, MEDAN – Warga meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan segera membongkar bangunan liar di Lingkungan VIII, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Medan, Sumut.

Pasalnya, akibat bangunan liar itu, akses jalan yang biasa bisa dilalui kendaraan roda empat menjadi putus total. Bahkan sangat berdampak kepada pemilik rumah sekitar.

Contohnya pada bangunan liar yang ada tepat di depan rumah Felix Firdaus Kaban, warga Lingkungan VIII. Sejak adanya bangunan liar tersebut, rumahnya sering kebanjiran.

BACA JUGA :  Gubsu Minta Pertamina Jaga Pasokan Premium di SPBU

“Sejak adanya bangunan liar ini, jalan kami tertutup, tapi sampai saat ini belum ada tindakan penertiban yang dilakukan aparat setempat, padahal kami sudah melayangkan surat keberatan,” ujar Felix, Senin (12/10/21)

Dijelaskan Felix, bangunan di atas badan jalan tersebut telah berlangsung lama, terakhir ada pembangunan rumah toko (ruko) di Jamin Ginting Medan milik SS, namun dalam pembangunan ruko itu ada bangunan tambahan yang didirikan di atas jalan sehingga  menutup total jalan keluar masuk warga.

BACA JUGA :  Satgas Covid-19 Mebidang Prihatin Kesadaran Warga Belawan Rendah Terapkan Prokes

Anehnya, aparat pemerintahan setempat tidak memberi tindakan atau pelarangan, sehingga bangunan liar itu bebas berdiri walau menggunakan fasilitas umum.

Terkait hal itu, keluarganya Felix sudah berulangkali memberi laporan kepada aparat pemerintah setempat, yakni kepada Lurah Titi Rantai, Camat Medan Baru, Kepala Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan serta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan.

BACA JUGA :  Pencuri Honda CBR Remuk Diamuk Massa

Namun usaha yang dilakukan Felix berserta keluarganya belum membuahkan hasil meski beberapa kali sudah dilakukan mediasi dan peninjauan langsung ke lokasi oleh aparat terkait.

“Sudah setahun kami layangkan keberatan atas bangunan liar ini tapi belum membuahkan hasil,” ujar Felix.

Ia berharap Walikota Medan Bobby Nasution mendengar keluhan mereka dan segera membongkar bangunan liar di Kelurahan Titi Rantai tersebut. (hes)