KPPU Sidak Tiga  Pasar Tradisional di Medan

News44 Dilihat

MEDAN -Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) Kanwil I melakukan monitoring harga komoditas pangan ke sejumlah pasar tradisional di Medan, Kamis (30/01/2025).

Pada pemantauan itu, KPPU Kanwil I, didampingi Dinas Perdagangan Perindustrian, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut .

Sidak pertama di Pasar Kemiri di Simpang Limun Medan kemudian  ke Pasar Halat dan ke Pusat Pasar (Pasar Sentral).

Kspala KPPU Kanwil I, Ridho Pamungkas bersama Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag ESDM, Charles TH Situmorang memimpin tim sidak gabungan dari dua instansi tersebut.

BACA JUGA :  KPPU Apresiasi Pemkab Mandiling Natal Tertibkan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Dari hasil survey di pasar harga sejumlah komoditas cenderung stabil, meskipun beberapa masih relatif stabil tinggi.

Beras premium Rp. 156.000/10Kg, sedangkan beras SPHP Rp. 65.000/5Kg. Sementara minyakita rata-rata Rp. 17.000/ liter, atau masih di atas harga HET yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp. 15.700.

Untuk Daging ayam, sapi dan telur cenderung turun dibandingkan dengan awal tahun. Daging sapi Rp. 120.000/Kg,  daging ayam Rp. 29.000/Kg, telur ayam Rp. 1.500-2.000/butir.

BACA JUGA :  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Jemput Pengedar Siputih di Cingwan

Walaupun harga minyakita masih relatif tinggi namun tidak ditemukan kecurangan seperti perilaku bundling atau menjual paketan beberapa produk dalam satu kemasan.

“KPPU akan terus melakukan pengawasan terkait harga komoditas di pasaran khususnya mendekati hari besar Idul Fitri nanti,” ujar Ridho.

Terkait harga komoditi hortikultura seperti tomat, cabai, bawang, dan sayuran mengalami kenaikan karena terpengaruh kondisi cuaca.

BACA JUGA :  Jual 998 Butir Pil Ekstasi, Anak Medan Denai & 2 Rekannya Dituntut 16 Tahun.

Pasokan cabai merah yang sebagian besar dipasok dari Tanah Karo dihargai Rp.65.000/kg oleh pedagang.

Charles TH Situmorang mengatakan pemerintah akan terus mengupayakan agar harga sembako tetap stabil dan pasokan tetap aman khususnya jelang Ramadan.

Selain itu pemerintah juga akan membuat pasar murah disejumlah daerah untuk memastikan harga tetap stabil. ( swisna)7