LABURA – Warga Lingkungan Simpang Tiga Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara resah karena maraknya aksi pencurian harta benda dan ternak hampir setiap malam akhir-akhir ini.
Kepada wartawan, Minggu (20/1/2026) Spin Pemilik bengkel sepeda motor mengungkapkan keresahannya karena maraknya aksi pencurian.
“Makin parah, gawat kali bang. Alat-alat perbengkelan dari mulai mesin las, gerenda bor kunci-kunci kereta dan kawat las digulung maling dengan cara membuka-merusak gembok. Padahal sebagian barang itu kami sewa bang.,” ucapnya.
Sementara itu, sejumlah warga lainnya juga mengeluhkan, aksi para pencuri semakin merajalela. Ayam ternak, rumah dan kios serta gedung walet tidak luput dari sasaran pencuri ini.
“Bukan hanya malam, para pencuri juga mengambil harta benda di siang bolong. Saat orang gak berada dirumah juga jadi sasaran pencuri,” ungkap warga lainnya.
Hal ini juga dibenarkan Kepala Lingkungan Simpang Tiga Kelurahan Tanjung Leidong, Mukri Bahari yang didampingi Wiranto Saragih kepada wartawan mengatakan saat ini di wilayah lingkungannya marak pencurian dan hampir setiap malam bahkan siangpun para pencuri beraksi.
“Selain harta benda dan alat perbengkelan warga saya yang di ambil, ternak ayam juga diembat maling. Kami saat ini ada beberapa warga melakukan ronda setiap malam. Cuma kami tidak bisa memberhentikan orang yang kami curigai ketika melewati pos penjagaan ini, dan kami juga sangat berharap dari instansi terkait turut membantu kegiatan ronda kami ini atau dibuat SK dari muspika bahwasanya kami ini mengadakan ronda resmi, agar tidak ada ruang gerak bagi para pencuri,” harapnya.
Dan sebagian warga juga enggan membuat laporan, ada juga satu dua orang yang melapor ke Polsek Kualuh Hilir. “Mudah-mudahan laporan warga saya segera ditindaklanjuti dan para pelaku segera ditangkap,” ucap kepling.
Sementara Kapolsek Kualuh Hilir Akp Syamsul Bahri Dalimunthe SH MH saat dikonfirmasi via whatsApp perihal maraknya aksi pencurian, membalas “Ok bg segera kt tindak lanjuti, Sabar y bg pasti km tangkap dan infonya mereka lari ke tanjung balai.” (heri)






